Skip navigation

Ah.. lama sudah tak ku goreskan omong kosong-omong kosong ku di dunia maya ini. Keadaan memaksa aku untuk sejenak berdiam menelan segala kejenuhan, bercermin pada puing-puing hati yang berserakan. Mencoba menyelam semakin dalam melalui selubung-selubung arteri, mencari-cari ruh dan mengajaknya bicara. Introspeksi.
Sesekali juga masih mengunjungi guru sawali yang semakin ngkota ūüėõ , guru dana yang semakin banyak umatnya, Qzink yang bangkit dari kubur dan menjadi pelacur dewasa, joyo yang masih bingung sama karikatur, si gun yang kadang bener kadang ga bener hehehe, saya juga masih suka ngintip-ngintip ocehannya si mina , puisi-puisi daeng, si benga’, om caplang, dll. Tapi tetep lemah syahwat buat sekedar komeng-komengan.
Setelah begitu banyak intip-mengintip isu hangat di blogsphere tentang blogger penipu, blogger sampah, postingan ga mutu bla bla bla yang berefek pada bunuh diri massal para blogger-blogger famous, pun saya merasa salah satu bagian dari sampah dan tukang tipu tersebut. Tulisan-tulisan saya yang ndak mutu, blog saya yang pake nama samaran, menutupi identitas asli saya yang sebenarnya saya adalah cucu pak harto.Setelah berobat cukup lama mengatasi lemah syahwat, saya akhirnya sudah kembali perkasa. Saya memutuskan untuk memulai lagi aktifitas sampah menyampah ngeblog dan mencoba menjadi blogger yang jujur bermanfaat beriman dan takwa. Dan saya memutuskan untuk membuat halaman profile, jadi anda tau dengan siapa anda berbicara ūüėé
‚Äúbanyak orang bunuh diri akibat kesebritisannya.. merasa popular.. atau malah muak dengan banyaknya orang mengikuti jejaknya.. alasan2 dari kecengengan dirinya sendiri. Let it be.. but I‚Äôm gonna die another day‚Ä̬†
Tadi pagi saya dikejutkan YM teman saya, dia teman terdekat saya saat ini.. karna saya di Darwin dan dia di Sidney (padahal jauh juga)..
Dia baru saja terbangun dari mimpi, dan yang dia dapati online cuma saya huhu beruntung saya pagi2 dah sapa cewe cakep ūüėé . Sepertinya dia agak panik, berikut percakapan kami ..

Dea :   can..
Saya : eh, dea.. dah bangun lo??
Dea :¬†¬† ūüė•
Saya : loh, ko’ meweks?? napa de?
Dea :   gila.. untung ada lo can, gue shock bgt nih
gue abis mimpi bokap
gue bingung
Saya : bokap lo dah lama meninggal bukan de?
Dea :   itu dia can
tumben bgt gua mimpiin bokap
terakir gua mimpi bokap pas masih sd
itu juga udah lama bgt..
abis itu ga pernah lagi.. pan bokap meninggal pas gua masih kecil
gua umur 9 taon apa ya..
Saya : lah ko’ gitu de? Emang dimimpinya gimana?
papahnya kangen aja kali
Dea :   iya kali ya..
tapi dimimpinya aneh can
gue kaya’ flash back masa kecil gitu
gue maen macem2 sama papah
tapi anehnya yang gue maen sama papah itu ga ada satupun yang gue alamin
gue blom pernah slama papah ada yang namanya maen piano trus petak umpet
kaya’ gitu gitu lah poko’nya tuh aneh bgt..
Saya : *speechless*
Dea :   can?? Lo masih disitu kan??
Saya : eh.. iya de..
trus de..
Dea :   iya, trus.. ini bagian yang gue lupa
papah kaya’ ngomong sesuatu sama gue
tapi gue lupa…. Aduuuhh apa ya..
Saya : papah kangen de.. dia pengen banget liat dea
dea udah gede sekarang.. udah cantik.. hehehe
udah bisa mandiri.. berani tinggal di negri orang sendirian
biaya kuliah aja dari hasil kerja..
papahnya bangga sama dea
Dea :¬† ūüė≥
maca cih????

Dan seterusnya dan seterusnya…..

Sori ndak saya terusin soalnya terlalu tabu kepanjangan. Setelah usai, saya termenung, cukup lama.. bingung.. apa orang2 yang sudah pergi mungkin ngga benar2 pergi? Atau itu cuma secuil rasa rindu atau memori yang terlupakan?
Tapi saya lebih merasa mungkin ada sesuatu yang ingin disampaikan atau mungkin juga sang papah ingin menepati keinginan2nya yang tak sampai karena Tuhan berkehendak lain..

Saya ndak tau, saya bukan penafsir mimpi. Tapi yang pasti, saya yakin mimpi itu bisa mengubah dia, menimbulkan efek-efek baik untuk dea.

Untuk papahnya.. sir.. you’ve finish your unfinished life

Allah mengasih kebenaran cuma di satu golongan, yakni Islam, dan tidak akan didapatkan dari selainnya meskipun dianggap baik oleh banyak orang. dan bukan Islam kalau tidak bukan dari Al Qur‚Äôan dan Sunnah shohihah. Dan tidaklah kita mengartikan Al Qur‚Äôan dan As Sunnah melainkan dari orang-orang yang Allah telah meridhoi mereka. Dan dari para ‚Äėulama yang mengabiskan umurnya mempelajari kedua ilmu tersebut. Bukan dari orang-orang yang senangnya berbantah-bantahan tentang dalil-dalil yang shahih karena dianggap tidak sesuai dengan akalnya. ah, egois kalau pendapat anda hanya berdasarkan otak, akal atau hati Anda tanpa memperdulikan dalil dan penjelasan para ulama. Namun kalau pendapat Anda memang ada ayat atau dalil yang mendukung, dan jelas-jelas mendukung (perhatikan ayat-ayat yang saya sebutkan di artikel apakah tersamar artinya menurut anda atau sangat jelas sekali maknanya?) lalu ada orang yang berani menentangnya dengan otak mereka, maka katakanlah kalian salah. jangan pernah ragu untuk mengatakannya.
Apakah engkau takut untuk mengatakan kepada orang yang:
>memberikan sebagian hartanya kepada orang miskin
>menolong orang yang sakit
>berderma ketika terjadi musibah
namun ternyata adalah:
>orang yang setiap hari menyembah berhala,
>atau setiap minggu pergi ke gereja,
>atau orang-orang yang tidak pernah sholat dan menganggap tidak berdosa meninggalkannya,
>dan seluruh bentuk pemikiran atau jalan yang kufur

Terhenyak saya membaca kalimat diatas, kalimat yang saya kutip dari sebuah komentar di blog ini.

Bukan kali pertama saya membaca atau mendengar kalimat tersebut, tapi kenapa setiap kali saya dengar lagi ucapan itu, nurani saya langsung menggugat.
Mengapa seperti itu? Apa itu yang benar-benar Ia inginkan?
Buat apa Ia ciptakan kami yang beranekaragam ini, buat apa kebaikan jika Engkau memalingkan muka, buat apa Kau ciptakan berbagai golongan jika hanya satu yang kau ridhoi.. Apakah memang perbedaan dan kebencian lebih baik bagiMu?
Mengutip renungan kiyai Dana.. ‚ÄúJika agama membuatku membenci orang lain, biarlah aku masuk neraka karena tidak beragama‚ÄĚ ¬†ya.. biarlah aku seperti itu
Semoga itu bukanlah benar-benar kehendakMu dan semoga itu hanya syahwat mahlukMu saja. Tapi jika benar itu adanya..  izinkan aku menggugat Mu Tuhan

Sang Jenderal telah mati

ada yang berduka ada, ada yang suka cita.

Ada tangis, ada juga tawa.

Ada yang memaafkan ada pula hujatan.

Eyang meninggalkan trilyunan warisan, Eyang juga meninggalkan trilyunan tanda tanya

Eyang memang hebat..

mati meninggalkan kontrofersi

saya?  saya relain ajalah.. lah saya bukan siapa-siapa  :mrgreen:

Dahulu, bangsa ku adalah bangsa yang besar

Raja Nusantara, Mata Tuhan di Katulistiwa

Dahulu, bangsa ku adalah bangsa subur kaya makmur

Ibu dari bumi, penjaga atmosfer dunia

 

Sekarang..

aku beli beras dari Thailand, Vietnam dan Jepang

aku beli minyak tanah, hasil impor dari singapura

aku beli tempe.. sekedar tempe, kedelainyapun dari amerika

 

saya berduka dan negeri ini terus berduka

hutan gunung sawah lautan.. simpanan kekayaan.. kini ibu sedang lara.. merintih dan berdoa

kudengar kembali senandung ibu pertiwi. aku tertunduk malu pada diri sendiri..

Ceritakan pada ku tentang keindahan

Bukan kerusakan dan bejatnya moral manusia

Ceritakan pada ku tentang cinta

Bukan darah yang tumpah karna permusuhan

Ceritakan pada ku wahai kawan

Tentang hari esok yang bersahabat

Bukan rencana perang si keparat Read More »