Skip navigation

Category Archives: Renunganku

Pulang

Apalagi yang lebih indah dibandingkan hal itu. Setelah lama saya tak membumi di rumah itu, tak mencium tangan kasar seorang ibu yang dari keringatnya itu terbentuk manusia ini yang sampai saat ini masih belum tau apa yang dikerjakannya ini membuatnya bahagia atau malah semakin menyusahkannya.

Setelah sekian lama juga merindu tak melihat wajah perempuan yang tercinta itu yang selalu sabar menanti kedatangan pria yang menjanjikan kehidupan baru untuknya lewat jaringan2 kabel yang lelah diciptakan oleh sang maestro alexander graham bell, sekian lama janji2 itu diucapkan oleh lelaki yang mungkin tak bertanggung jawab ini..

Setelah sekian lama tak bercengkrama bersama sahabat2nya, sekedar nonton bareng di mall atau bersenda gurau di warung kang muksin sambil menyeruput kopi hitam dan menghisap dalam2 kretek khas kediri yang jadi teman dalam kesendirian saya.

Ya.. pulang

Tak perduli dengan naiknya BBM, demonstrasi mahasiswa, atau bulan ini 10 tahun yang lalu..

Tapi, pulang ini ternyata begitu lebih spesial. Betapa tidak, sehari setelah keluar dari imigrasi soekarno hatta yang banyak sekali mafia2 bejat yang hobinya memeras TKI, tepatnya hari jumat, ada seseorang, Sang Guru katro ndeso yang selama ini saya kagumi dan saya hormati akan menginjakan kakinya pula di jancukarta. Dan bukan sekedar berwisata, tapi ia datang dengan menancapkan “kuku bima” nya dijagat sastra indonesia. Berhati2 lah Dalang Edan.. anda akan mendapat saingan baru!!  😈

Pak guru, sang pengagummu ini pasti akan datang tak perduli berapa harga tiket dan buku yang akan dijual walaupun ngarep gratis.

Dan bersama kepulangan ini juga, saya mungkin bakal jarang update karna akan menumpuk berbagai urusan kepindahan lokasi kerja yang entah bakal ditempatkan dimana lagi saya ini. Semoga saja bukan di timbuktu atau republik kongo :mrgreen:

Oke lah brothers and sisters, sampai jumpa lagi..

*

*

*

kekasih,

25 tahun yang lalu.. Ia meletakkan ruh ditubuhmu

9 tahun yang lalu.. Ia mempertemukan ku pada mu

3 tahun yang lalu.. aku benar-benar jatuh cinta pada mu

beberapa bulan yang lalu.. aku meyakinkan mu

beberapa saat yang lalu..

Read More »

Married.

Ya, belakangan ini jaringan otak saya dipenuhi dengan kata2 itu. Dari mulai filosofinya hingga perencanaan tetekbengek ombrangambreng kodarkoder onoini blablabla ga jelas pernikahan. Pusing kepala, batuk2, pilek, demam… ah ribet ternyata.

Saya mau menikah, ya jelas.. ini sudah suatu kewajiban. Kenapa? karna ternyata saya sudah berpacaran selama 9 tahun 😯 aaaaggggrrrhhhh saya baru sadar itu. Tepatnya 9 tahun 3 bulan 21 hari 2 jam 11menit dan beberapa detik semenjak dia menerima saya sebagai pacarnya dulu. Kalo kata ibunya dari cinta monyet sampe monyet lu! kapan lu kawinin anak gua!! 🙄 Selama 9 tahun sudah barang tentu saya mengenalnya sangat luar dalem :mrgreen: dan selama 9 tahun ini saya cukup setia sebagai seorang laki2 hehehe.

Read More »

Boleh aku bertanya kawan, apa itu cinta? kenapa begitu menyesakkan dada, mengapa sebegitu sulit untuk memahaminya?

Tak cukup kah ungkapan “aku cinta kamu” ?? Apa segala sesuatu harus dengan penjelasan? padahal cinta begitu kasat mata.. walau sangat nyata..

Cinta tak butuh alasan, cinta tak butuh penjelasan, tak perlu ada ayat-ayat untuknya, dalil, sabda untuk menguatkannya.. cinta tak butuh itu semua.

Jalan cinta kita sudah terbuka, tapi mengapa masih kau pertanyakan? dan setelah perbedatan.. akhirnya kau memalingkan.

Engkau terlalu salah dalam cinta..

Disclaimer:
o Postingan berat ringan *kaya’ tinju*
o Tolong dibaca dengan hati lapang dan jiwa yang tenang
o Sangat dianjurkan untuk berdebat, karna debat sebagian dari iman membuat kita lebih cerdas.
o Sori kalo nyinggung2 agama karna emang itu tujuannya 😀
o Enjoy it 😎

*

*

*

*

“Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum, sampai kaum itu mengubahnya sendiri”

Dari begitu banyak tukang tafsir dinegara ini, dari sekian banyak umat sang Nabi di Indonesia, dan dari segitu banyak mujahidin2 yang siap mati dijalanNya.. bangsa ini tetep aja terbelakang. Apa ada yang kurang? Eh apa mungkin orang2 kita kurang beriman? Ah ngga kaya’nya mah. Ibadah rajin, ngaji tiap malem, ngajiin orang di blogsphere banyak.. trus kenapa ngga makmur2 ya?
“Ah, kalo kate ustad ane mah nikmat akherat ntar nyang kite dapet.. biarin di dunia sengsara kelaperan..
STOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOP!!!!
Saya coba review..
Di Negara-negara ini yang notabene kebanyakan adalah negara kafir, dengan pajak sungguh2 tinggi (denmark tercatat potongan pajak penghasilan sekitar 40%) adalah negara2 yang makmur nan bahagia. Kenapa bisa bahagia? mungkin ya.. ini mungkin lho..

1. karena Pemerintahan yang baik

Pemerintah yang baik belum tentu pemerintah yang kafir ber-agama, tapi pemerintah yang baik itu bercita-cita ingin memakmurkan rakyatnya dengan melakukan semua pekerjaannya secara jujur, konsekuen, welas asih, gemar menabung, tidak sombong de el el de el el. Pemerintah ini memiliki program2 yang bertujuan meningkatkan kecerdasan bangsa dan rasa cinta rakyatnya pada tanah airnya. Karena cinta adalah kata kuncinya. Raja yang cinta rakyatnya maka akan dicintai rakyatnya.

2. Karena Aparat-aparat Hukum yang tegas

Maling ayam dihukum ringan, dan Koruptor dihukum Mati. Simpel kan? Tapi hukum seperti itu harus dijalankan oleh aparat yang punya dedikasi tinggi dan menghayati sekali bahwa uang tanda terimakasih sama dengan sogokan dan itu lebih dosa daripada sekedar lupa pake peci.

3. Karena Jenderal2nya yang setia pada negara.

Tugas dari tentara adalah penjaga kehormatan dan kesatuan suatu bangsa. Itu perlu dicamkan baik-baik. Tenrata bukanlah satuan pengamanan dari pengusaha2 kaya yang melakukan bisnis illegal. Apalagi Jenderal berbintang. Fungsi mereka adalah panglima militer yang setiap harinya memantau kondisi bangsanya agar selalu aman dan sentosa dari gangguan luar dan dalam., bukan menjaga keutuhan bisnis illegal cukong2 Singapura agar selalu bebas pajak dari pemerintahnya.

Hal-hal tersebut diatas akan menimbulkan hukum sebab-akibat dimana rakyatnya akan mencintai bangsanya. Dan jika telah terjadi chemistry diantara mereka, maka kemakmuran akan tercipta.. dan dari siapa kemakmuran itu tercipta?? Orang yang merasa beragama pasti tau jawabannya.. yak tepat sekali!! DARI TUHAN.

Si ucrit : “Loh.. loh.. jadi Tuhan ngasih berkah juga to sama negara kapir?”
Pa’ e : “Lah iya.. emang koe pikir Gusti Pangeran itu katro po? Ngapain Dia mbikin orang banyak-banyak, beda-beda kalo nantinya yang masuk nirwana itu cuman yang KTP nya agama itu doing atau yang tiap malem ngaji tapi paginya ngobrak ngabrik rumah orang..
Si ucrit : “emang surga ada ya pa’e?”
Pa’e : 😕

Loh ko’ jadi ndak pokus gini? .. saya kan lagi cerita negara..
Okeh kembali ke laptop persoalan.

Nah sekarang bagaimana dengan Indonesia?

Dari 3 hal yang tadi disebutkan diatas, satupun tidak ada yang masuk. Pemerintah kita belum punya itikad baik dalam membangun negara, apalagi mencerdaskan kehidupan bangsa, Bahkan roda politik pun kacau balau. Lah sekolah aja makin mahal. Aparat hukum? Ini apalagi.. udah keterlaluan ini, dari level pengacara murahan sampai Jaksa agung bisa dihitung jari yang bersih. Militer, jenderal? Waaaaaaaaahhhhhhh…. Ente tau sendiri lah. Rakyatnya? Inipun harus dibangun kesadaran nasional dimana kalau kita mau maju, mau berubah, dan mau-mau yang lain karena orang kita banyak maunya dan maunya gratisan ya harus dimulai dari diri sendiri. Sudah sampai mana kita mendisiplinkan diri kita dan menanamkan rasa cinta pada tanah air? Apa yang sudah kita perbuat untuk memajukan negara ini?

Jangan sampai terjadi lagi kelaparan di negeri ini, anak kecil makan nasi aking, anak-anak tidak bisa sekolah karena tidak ada uang. Karena anak2 ini adalah anak2 bangsa yang akan melanjutkan generasi masa depan. Anak-anak cerdas akan membuat bangsa yang cerdas.

Jadi, sekali lagi bukanlah suatu agama yang membuat Tuhan melimpahkan berkahNya.. tapi kebaikanlah yang membuat Tuhan selalu memberkahi kita. 😎

Ah.. lama sudah tak ku goreskan omong kosong-omong kosong ku di dunia maya ini. Keadaan memaksa aku untuk sejenak berdiam menelan segala kejenuhan, bercermin pada puing-puing hati yang berserakan. Mencoba menyelam semakin dalam melalui selubung-selubung arteri, mencari-cari ruh dan mengajaknya bicara. Introspeksi.
Sesekali juga masih mengunjungi guru sawali yang semakin ngkota 😛 , guru dana yang semakin banyak umatnya, Qzink yang bangkit dari kubur dan menjadi pelacur dewasa, joyo yang masih bingung sama karikatur, si gun yang kadang bener kadang ga bener hehehe, saya juga masih suka ngintip-ngintip ocehannya si mina , puisi-puisi daeng, si benga’, om caplang, dll. Tapi tetep lemah syahwat buat sekedar komeng-komengan.
Setelah begitu banyak intip-mengintip isu hangat di blogsphere tentang blogger penipu, blogger sampah, postingan ga mutu bla bla bla yang berefek pada bunuh diri massal para blogger-blogger famous, pun saya merasa salah satu bagian dari sampah dan tukang tipu tersebut. Tulisan-tulisan saya yang ndak mutu, blog saya yang pake nama samaran, menutupi identitas asli saya yang sebenarnya saya adalah cucu pak harto.Setelah berobat cukup lama mengatasi lemah syahwat, saya akhirnya sudah kembali perkasa. Saya memutuskan untuk memulai lagi aktifitas sampah menyampah ngeblog dan mencoba menjadi blogger yang jujur bermanfaat beriman dan takwa. Dan saya memutuskan untuk membuat halaman profile, jadi anda tau dengan siapa anda berbicara 😎
“banyak orang bunuh diri akibat kesebritisannya.. merasa popular.. atau malah muak dengan banyaknya orang mengikuti jejaknya.. alasan2 dari kecengengan dirinya sendiri. Let it be.. but I’m gonna die another day”