Skip navigation

Allah mengasih kebenaran cuma di satu golongan, yakni Islam, dan tidak akan didapatkan dari selainnya meskipun dianggap baik oleh banyak orang. dan bukan Islam kalau tidak bukan dari Al Qur’an dan Sunnah shohihah. Dan tidaklah kita mengartikan Al Qur’an dan As Sunnah melainkan dari orang-orang yang Allah telah meridhoi mereka. Dan dari para ‘ulama yang mengabiskan umurnya mempelajari kedua ilmu tersebut. Bukan dari orang-orang yang senangnya berbantah-bantahan tentang dalil-dalil yang shahih karena dianggap tidak sesuai dengan akalnya. ah, egois kalau pendapat anda hanya berdasarkan otak, akal atau hati Anda tanpa memperdulikan dalil dan penjelasan para ulama. Namun kalau pendapat Anda memang ada ayat atau dalil yang mendukung, dan jelas-jelas mendukung (perhatikan ayat-ayat yang saya sebutkan di artikel apakah tersamar artinya menurut anda atau sangat jelas sekali maknanya?) lalu ada orang yang berani menentangnya dengan otak mereka, maka katakanlah kalian salah. jangan pernah ragu untuk mengatakannya.
Apakah engkau takut untuk mengatakan kepada orang yang:
>memberikan sebagian hartanya kepada orang miskin
>menolong orang yang sakit
>berderma ketika terjadi musibah
namun ternyata adalah:
>orang yang setiap hari menyembah berhala,
>atau setiap minggu pergi ke gereja,
>atau orang-orang yang tidak pernah sholat dan menganggap tidak berdosa meninggalkannya,
>dan seluruh bentuk pemikiran atau jalan yang kufur

Terhenyak saya membaca kalimat diatas, kalimat yang saya kutip dari sebuah komentar di blog ini.

Bukan kali pertama saya membaca atau mendengar kalimat tersebut, tapi kenapa setiap kali saya dengar lagi ucapan itu, nurani saya langsung menggugat.
Mengapa seperti itu? Apa itu yang benar-benar Ia inginkan?
Buat apa Ia ciptakan kami yang beranekaragam ini, buat apa kebaikan jika Engkau memalingkan muka, buat apa Kau ciptakan berbagai golongan jika hanya satu yang kau ridhoi.. Apakah memang perbedaan dan kebencian lebih baik bagiMu?
Mengutip renungan kiyai Dana.. “Jika agama membuatku membenci orang lain, biarlah aku masuk neraka karena tidak beragama”  ya.. biarlah aku seperti itu
Semoga itu bukanlah benar-benar kehendakMu dan semoga itu hanya syahwat mahlukMu saja. Tapi jika benar itu adanya..  izinkan aku menggugat Mu Tuhan
Advertisements

33 Comments

  1. Duh… keren…
    kupikir itu quote yg pertama adalah tulisan kau sobat 😀

  2. Membaca tulisan diatas, yang terlintas dipikiran Ade adalah “hati nurani” hanya bagian ini dari tubuh kita yang tidak pernah berdusta, dan mengikutinya adalah kebenaran.. melebihi akal.

    *Ade sok tahu mode ON*

    -Ade-

  3. nengok ke kanan ke blogroll, eh ada blog SAYAP Ade. makasih yah udah di link…

    Makasih

    -Ade-

  4. @ goop

    ah jadi malu.. saya ngga pandai nulis paman 😳

    @ Ade

    banyak yang udah ketutup nafsu de..

    sama2 de.. 😳

  5. hohoho, menarik..menarik..
    tapi setidaknya blog itu terbuka juga. ga main moderasi atau malah mutilasi komentar pembaca 😀

  6. waduh judulnya
    menggugatMU

    klo ntar

    digugat olehNYA

    gimana yah???

    • qzink666's gentayangan
    • Posted January 28, 2008 at 3:59 pm
    • Permalink
    • Reply

    ah, Tuhan hanyalah proyeksi dari keinginan-keinginan manusia.. 😀
    *apatis mode: ON*

  7. Tuhan memberikan banyak pilihan bagi hamba-Nya. Agama tidak pernah salah dalam menyampaikan ajaran-ajaranya. kalo ada, yang alah pasti manusia penafsirnya. penafsiran2 semacam itulah yang seringkali membikin kalangan tertentu merasa paling benar sehingga tidak bisa bersikap toleran terhadap penafsiran pihak lain.

  8. Komen saya udah diwakili mbah qzink. 😆

  9. @ dekisugi

    ya.. cukup fair lah 😀

    @ syahbal

    yah itu resiko bung, lah wong saya ciptaanNya ko’ 😆

    @ setan qzink

    loh, emang ente blom ketemu Tuhan bro? kan dah mati? 🙄

    @ Sawali

    setuju pak guru, tafsir bisa menjadi sangat subjektif.. kita dalam kondisi dekadensi moral pak

    @ menggugat nya « My Weblog

    *meluncur ke TKP*

  10. @ kopral Geddoe

    ada menganut Qzinkisme ternyata.. 😆

  11. *gelar tikar nunggu ada yang misuh*

  12. Waduh sori nih guwe jadi Vampire lagi,
    mungkin lebih kepada apa latar belakang pengetahuan kita tentang agama. Komen tadi menyatakan hal tersebut karena menurut dia demikianlah yang dia dapatkan dan yang dia tahu, setidaknya orang ini punya prinsip sebab banyak juga orang yang beragama tetapi tidak jelas prinsip yang dia pegang apa?. Mengenai salah atau tidaknya prinsip tersebut, saya tidak bisa memutuskan karena pemahaman saya juga dangkal tentang hal ini. Namun jika hal ini menimpa saya maka yang akan saya lakukan, saya akan menjelaskan tentang hal-hal yag menjadi dasar saya tidak sependapat dengan dia. Tidak penting siapa yang benar atau siapa yang salah karena jika keduanya memiliki prinsip maka keduanya berarti sudah tahu dimana kekuatan dan kelemahan prinsip yang mereka pegang. Tetapi jika tidak paham maka akan saya abaikan dan saya ucapkan terima kasih atas komen anda.
    –selamat malam menjelang jam 2:30 pagi—-

  13. “Apakah engkau takut untuk mengatakan kepada orang yang:
    >memberikan sebagian hartanya kepada orang miskin
    >menolong orang yang sakit
    >berderma ketika terjadi musibah
    namun ternyata adalah:
    >orang yang setiap hari menyembah berhala,
    >atau setiap minggu pergi ke gereja,
    >atau orang-orang yang tidak pernah sholat dan menganggap tidak berdosa meninggalkannya,
    >dan seluruh bentuk pemikiran atau jalan yang kufur”

    tanggapan;
    kalau pernyataan terebut diatas memang provokatif, mungkin bisa kita sampaikan bahwa “seseorang yang dicintai oleh Tuhan adalah orang yang mempunyai kasih terhadap sesama mahkluk ciptaannya dan tidak berbuat kerusakan dimuka bumi”, perang dan kebencian berarti berbuat kerusakan dimuka bumi, Allah tidak menyukai yang demikian.

  14. “atau orang-orang yang tidak pernah sholat dan menganggap tidak berdosa meninggalkannya.”
    Nah kalau ini kan intern, artinya jika anda Islam atau muslim maka anda harus siap melaksanakan apa apa yang tersebut dalam syariatnya. Artinya orang yang meninggalkan “sholat” berarti tidak punya komitmen terhadap ajaran agamanya, tetapi yang saya maksud disini sholat yang bener-bener sholat, jadi hasil dari shalatnya akan nampak dalam perbuatan dan tindakan dia sehari-hari.
    ——udah dulu udah hampir jam 3:40——

  15. kenapa kita harus meng-gugat-Nya?
    untuk apa kita menuntut lagi setelah semua yang di-beri-kan-nya? tidak usah percaya dengan apa yang di-benar-kan oleh manusia, karena ke-pasti-an hanya ada di-tangan-Nya 😉

  16. @ Daeng limpo

    sebenarnya saya sendiri lebih menyorotinya dalam hubungan antar manusia. karenanya saya tulis di akhir posting

    Semoga itu bukanlah benar-benar kehendakMu dan semoga itu hanya syahwat mahlukMu saja

    yang pasti saya pun bukan siapa2, dan saya hanya mendambakan kedamaian dibumi yang Ia ciptakan berwarna warni ini.
    trimakasih kembali daeng..

    btw, komen yang mana nih?? 🙄

    @ extremusmilitis

    *garuk2 pala*

    waduh.. wah.. baca kalimat terakhir posting saya dung..

    *sambil nunjuk paragraf terakhir postingan*

  17. tuhan hanya tersenyum, namun entah tuhan yg laennya.

  18. @ arwa

    loh, jadi Tuhan banyak tho? 🙄

  19. astagpirloh….
    *nyebut2sambil ngitungin tasbih*

  20. komentar saya diwakili yang punya blog di komen 18 @ daeng limpo.

  21. salah banget tuh kawan, Allah itu tidak menyuruh kita membenci semua orang selain islam. Allah menyuruh kita utk menghargai perbedaan. dulu waktu nabi muhammad bikin negara madinah, orang2 yahudi yg netep disana gak dibantai tuh… tapi tetap diberi hak dan kewajiban selaku warga negara

  22. Iya udah baca kok bro 🙂
    apa-pun juga itu, mau nafsu manusia, mau ke-biadab-an manusia, mau peraturan-peraturan manusia, kenapa kita harus meng-gugat-nya kan? bahkan kalau bisa ber-tanya-pun menurut-ku nggak usah, karena kalau aku, aku yakin tiap-tiap dari kita, DIA sudah punya rencana-NYA sendiri 😉

  23. thats right..
    baru saja saya dpaat materi toleransi beragama disekolah…
    kepercayaan orang jangan digugat…

  24. Kenapa ngak diterusin … ini dialog dan pemaparan cerdas … bunga-bunganya melebar kemana-mana membuka penafsiran. I like it.

  25. @ abe

    lah ko’ diitungin? jumlahnya mah 33 biasanya bukan?

    @ isnuansa

    🙂

    @ kamal 87

    nah justru itu mal, penafsiran kafir mengkafirkan ini yang bikin saya gundah..

    @ extremusmilitis

    God have it own plan..
    *semoga Dia tak berencana memasukkan ide-ideNya sendiri ke neraka* 😀

    @ Moerz

    selama dia tak membuat kerusakan dimuka bumi..

    @ Eris W. Abbas

    debat kusir pak, yang timbul hanya jadi kebencian dan saling mengutuk.. 😀

  26. Mungkin salah menafsirkan kehendakNya kali tuh orang bro. 😀

  27. berdiri disamping Brain dan Dana, bersiap untuk masuk neraka!!

  28. Setuju,…

    sebenernya sih yang bikin ricuh itu manusianya,…
    Terlalu extrim menafsirkan sesuatu..

    Belum adakan orang yang meninggal terus bangkit lagi dan mengatakan kepada kita semua tentang kehendak-kehendak Tuhan yang asli (membenci perbedaan)?!

    So, jalanin apa yang kita yakinin ajah,..
    prinsip boleh beda….

    yang penting kerukunan tetap harus dijaga….
    (Betul pak RT?!)
    hahahaha…..

  29. seperti kata sang nabi
    jika surga dan neraka itu tak pernah ada
    masihkah manusia mau bersujud kepada-Nya

    tambahin dikit…
    jika agama dan kepercayaan itu tak pernah diturunkan bagaimana manusia bisa bersujud kepada-Nya?
    jika berita itu tak disampaikan masih bisakah kita menidakkan ataupun menyanjung agama?

    yang kulihat cuma orang yang mencoba mencari Nya bersembunyi dalam kata2 menidakkan.
    yang kulihat cuma orang yang mencoba menyembunyikan dosa diri sendiri dengan mengemukakan dosa orang lain.
    saya memang bisa saja salah lihat dan mungkin saja itu benar.

  30. AGAMA SEMUA ITU BAIK DAN AGAMA SENDIRI HANYA SEBGAI JEMBATAN SAJA SUPAYA MANUSIA ITU HIDUP DI DUNIA ITU ADA YANG MEMBUAT ADALAH : AGAMA JAWA SHYANG YHANG AKHARIO JAGAD ,AGAMA KRINSTIANI ALLAH DAN KALAU AGAMA ISLAM ALLOH,HINDDU /BUDHA SYANG YHANG WIDHI.SEMUA ITU HANYA JEMBATAN UNTUK MANUSIA BE5RBUDHI PEKERTI BAIK DAN KALAU KITA MTI TIDAK ADA AGAMA DI AKHERAT HANYA YANG ADA BUDHI PEKERTI SEIAP ORANG JADI AGAMA TIDAK DI TANYA SAMA SEKALI OLEH YANG MAHA ESA,MAKA 70% BUDHI PEKERTI DAN 30% RITUAL,CONTOH RITUAL/SEMBAYANG : DI PURE,GEREJA,MASJID DLL.
    MOHON DI PERHATIKAN JADI SEAMUA AGAMA JANGAN SAMPAI CONGKRAH PERMAALAH KAN AGAMA MASING – MASING.

  31. wahhh gokill magngg!!

  32. pengen laahhhh


One Trackback/Pingback

  1. By menggugat nya « My Weblog on 28 Jan 2008 at 10:13 pm

    […] seluruh bentuk pemikiran atau jalan yang kufur (sebuah pernyataan dari penulis yang dijadikan oleh blog ini sebagai alasan untuk menggugatNya. Padahal, cukuplah ia mengatakan untuk menggugat ku saja tanpa […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: