Skip navigation

Prof. Djamaludin (seorang ahli astronomi) mengusulkan bahwa definisi Tuhan adalah “sesuatu yang maha kuasa“.

Ini mah gampang dibantah. Bisa nggak Tuhan bikin pedang yang bisa menembus segala sesuatu? Bisa nggak Tuhan juga bikin perisai yang tidak bisa ditembus apapun? Bagaimana jika pedang itu ditusukkan ke perisai itu? Kalau tembus, berarti si pembuat perisai tidak maha kuasa. Kalau tidak tembus, berarti si pembuat pedang tidak maha kuasa. Kesimpulannya, karena “maha” itu berarti sempurna, secara matematika sederhana dapat ditunjukkan bahwa sesuatu yang maha kuasa itu tidak mungkin ada. Coba pikir, bisakah tuhan membunuh dirinya sendiri? Tentunya kalaupun ada Tuhan, kekuasaannya akan dibatasi oleh dirinya sendiri. Secara leksikal, tidak bisa dikatakan “maha”.

ada yang punya pendapat lain?

Advertisements

2 Comments

  1. Buat saya tidak penting Tuhan maha kuasa, maha segala2, klo pengertian saya tentangNya tidak bisa membuat saya menjadi manusia yang lebih manusiawi dan baik.
    Tapi klo secara intelektual saya milih agnostik.

  2. Klo menurut saya tuhan sebagaimana yg dipertuhan harusnya sih menciptakan segala sesuatu ada hikmahnya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: