Disclaimer:
o Postingan berat ringan *kaya’ tinju*
o Tolong dibaca dengan hati lapang dan jiwa yang tenang
o Sangat dianjurkan untuk berdebat, karna debat sebagian dari iman membuat kita lebih cerdas.
o Sori kalo nyinggung2 agama karna emang itu tujuannya ![]()
o Enjoy it
*
*
*
*
“Tuhan tidak akan mengubah suatu kaum, sampai kaum itu mengubahnya sendiri”
“Ah, kalo kate ustad ane mah nikmat akherat ntar nyang kite dapet.. biarin di dunia sengsara kelaperan..“
STOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOP!!!!
1. karena Pemerintahan yang baik
2. Karena Aparat-aparat Hukum yang tegas
3. Karena Jenderal2nya yang setia pada negara.
Hal-hal tersebut diatas akan menimbulkan hukum sebab-akibat dimana rakyatnya akan mencintai bangsanya. Dan jika telah terjadi chemistry diantara mereka, maka kemakmuran akan tercipta.. dan dari siapa kemakmuran itu tercipta?? Orang yang merasa beragama pasti tau jawabannya.. yak tepat sekali!! DARI TUHAN.
Si ucrit : “Loh.. loh.. jadi Tuhan ngasih berkah juga to sama negara kapir?”
Pa’ e : “Lah iya.. emang koe pikir Gusti Pangeran itu katro po? Ngapain Dia mbikin orang banyak-banyak, beda-beda kalo nantinya yang masuk nirwana itu cuman yang KTP nya agama itu doing atau yang tiap malem ngaji tapi paginya ngobrak ngabrik rumah orang..
Si ucrit : “emang surga ada ya pa’e?”
Pa’e :
Loh ko’ jadi ndak pokus gini? .. saya kan lagi cerita negara..
Okeh kembali ke laptop persoalan.
Nah sekarang bagaimana dengan Indonesia?
Dari 3 hal yang tadi disebutkan diatas, satupun tidak ada yang masuk. Pemerintah kita belum punya itikad baik dalam membangun negara, apalagi mencerdaskan kehidupan bangsa, Bahkan roda politik pun kacau balau. Lah sekolah aja makin mahal. Aparat hukum? Ini apalagi.. udah keterlaluan ini, dari level pengacara murahan sampai Jaksa agung bisa dihitung jari yang bersih. Militer, jenderal? Waaaaaaaaahhhhhhh…. Ente tau sendiri lah. Rakyatnya? Inipun harus dibangun kesadaran nasional dimana kalau kita mau maju, mau berubah, dan mau-mau yang lain karena orang kita banyak maunya dan maunya gratisan ya harus dimulai dari diri sendiri. Sudah sampai mana kita mendisiplinkan diri kita dan menanamkan rasa cinta pada tanah air? Apa yang sudah kita perbuat untuk memajukan negara ini?
Jangan sampai terjadi lagi kelaparan di negeri ini, anak kecil makan nasi aking, anak-anak tidak bisa sekolah karena tidak ada uang. Karena anak2 ini adalah anak2 bangsa yang akan melanjutkan generasi masa depan. Anak-anak cerdas akan membuat bangsa yang cerdas.
Jadi, sekali lagi bukanlah suatu agama yang membuat Tuhan melimpahkan berkahNya.. tapi kebaikanlah yang membuat Tuhan selalu memberkahi kita.
