Akhirnya saya mendapat pencerahan.. ada seorang sahabat, dia datang kepada saya saat saya sedang stress berat akibat lelah mencari2 Tuhan. Dia mendikte saya, sambil jarinya mengacung-ngacung didepan jidat saya. Apa boleh buat, saat itu dia lebih berkuasa dibanding saya. Setelah dia ngoceh panjang lebar.. saya buka2 blog, eh ada tulisannya mas Dana yg judulnya tips berhenti merokok dari suh dana. Sebenernya sih ga’ nyambung, cuman judulnya jadi inspirasi aja.. hehehe.
Akhirnya saya mencoba menulis kembali tips2 dari teman saya itu, ditambah juga dari pemikiran saya sendiri. Berikut kira2 metode mencari Tuhan versi saya..
1. kuasai semua disiplin ilmu tentang struktur bumi dan segala hukum – hukum sebab akibat yang berlaku dibumi, dari teori Quark, sub atomik, atom, partikel sampai disebut benda.
2. setelah itu dikuasai, pelajari juga tentang bumi secara universe, dari peradaban, tatanan sosial hingga ilmu – ilmu mantik yang meliputi bumi.
3. berikutnya, setelah bisa menguasai itu jangan senang dulu karena pengetahuanmu baru 1/~ (satu banding tak berhingga) artinya walaupun kamu menguasai teori tentang diatas, masih belum mumpuni bos.. karena masih ada pelajaran lagi tentang itu, yakni tentang sistem tata surya, jadi pemahaman tata surya harus kalian kuasai, baik yang meliputi gravitasi matahari dengan planet -planet, hukum fleksibelitas waktu yang mengikatnya (menurut si newton waktu yang terjadi antar setiap planet mengalami ‘mulur mungkit’… panjang juga kalau gue ceritain hal ini, tapi saran saya kuasain dulu teori waktunya newton). intinya kalian harus bisa menguasai teori ruang, waktu, energi, materi dan informasi yang menyusun struktur tata surya (simpelnya dari hal yang terkecil sampai yang ter ‘gede’ tentang tata surya harus dikuasai mutlak!).
4. setelah ente semua menguasai tentang semua hukum yang mengikat alam semesta, berarti ente menguasai ilmu ‘debu’ nya galaksi, maksud saya pemahaman alam semesta masih terlalu naif untuk mengenal secara kompleks tentang Tuhan, maka hal yang sama harus kalian lakukan yakni menguasai hal terkecil – seluruh liputan galaksi, baik itu galaksi bima sakti, andromeda dan lain – lain.
5 hmmm… menguasai sampai titik galaksi pun tidak cukup man… karena galaksi bima sakti adalah ‘debu’ dari supercluster (he…he… cape deh), jadi supercluster juga harus dikuasai sepenuhnya, dan semutlaknya dan terus…… masuk pada wilayah alam semesta nah alam semesta ini ya terdiri dari debu – debu (gugusan – gugusan) supercluster, oleh karenanya kuasa sepenuhnya juga untuk alam semesta dari semua unsur penyusunnya, meliputi materi, energi, ruang, waktu, informasi… smuanya wajib dan mutlak untuk dikuasai…. ehhh tapi sampai titik ini jangan senang dulu ini masih 1/~, kita tentang pemahaman Tuhan… belum menjamin lho menguasai Tuhan karena kenapa? ya karena teori tadi hanya meliputi teori alam semesta 3 dimensi, sedangkan para Imuan sepakat sebenarnya ada dimensi yang lebih tinggi lagi, dikatakan informasi dalam alQur’an (menurut versi Al Qur’an dimensi itu dikatankannya sebagai langit, sedangkan langit itu sampai tujuh lapis #-o ini menurut Al Qur’an pemikiran saya dan teman saya ini lho.. bukan salafy..
) nah bagi yang tidak percaya pada Al Qur’an cukup memahami tentang teori dimensi saja ya karena para ilmuan juga telah sepakat untuk ‘mengkultuskan’ dimensi kehidupan tidak hanya meliputi dimensi 3, tapi lebih tinggi ternyata ada lagi ini (kata ilmuan loh), sebagai gambaran seperti yang lo ketahui *sambil nunjuk2 muka saya
* yang dikatakan dimensi nol ditempati oleh benda imajiner atau oleh titik yang (yang tidak memiliki panjang dan lebar… pusing ya??? jangan pusing dulu… katanya mau nyari tuhan… he2…sial emang ni orang.. ) , kemudian ada dimensi satu ditempati oleh garis, dimana dimensi satu ini merupakan gabungan debu – debunya dimensi nol, nah setelah itu naik kedimensi 2 yakni yang ditempati luas (gambaran seperti bayangan kita merupakan eksistensi yang menempati dimensi 2) nah dimensi dua ini merupakan wilayah yang terbentuk dari debu – debu dimensi 1 (satu) jadi sepanjang yang tak berhingga dikalikan dengan lebar yang tak berhingga, setelah itu ada dimensi tiga nah dimensi tiga ini merupakan tempat hidupnya alam semesta yang lo ‘plototin’ sekarang, dimensi tempat kita hidup ini namanya dimensi tiga tuh, atau dimensi alam pertama (langit pertama), menguasai dimensi tiga juga gak cukup, karena dimensi tiga adalah debunya dimensi empat, klo lho pengen tau gambaran ‘dikit’ tentang dimensi empat sekarang ada namanya proyektor hologram atau bioskop hologram yang bisa memberikan ‘duplikasi’ dari dimensi empat yang sesungguhnya…………. dan seterusnya dimensi empat adalah debu dimensi lima, dimensi lima adalah debunya dimensi enam, dimensi enam adalah debunya dimensi tujuh, karena bagaimanapun juga manusia belum ada yang mampu sampai titik ini…. lha wong dimensi 3 aja debu dari debu dari debuuuuu… dari debuuuuuu (untuk yang menggambarkan yang paling terkweeeeecillll) penyusun dimensi tiga aja belum dikuasai scara kompleks. nah klo lho udah menguasai itu semua maka lho sudah masuk ke dalam pemikiran ke Maha Luas Tentang Nalar Sesungguhnya Tuhan. artinya lho masih jadi debunya Tuhan ketika menguasai tentang bla..bla..bla..tadi, (ha2…) jadi jangan senag dulu, kepala lo udah meledak duluan sebelum menguasai dimensi tiga, udah deh jangan dimensi tiganya tapi tentang diri manusia aja yang merupakan 1/~ dari Bumi, kepala lo udah meledak. apalagi mau menguasai jagat semesta dimensi tiga yang diperkirakan luasnya 30.000 Miliar tahun cahaya, yah luas nya kira – kira 30.000 x 300.000.000/m x 365 x 1 Milyar tahun = ? (hmmm… hasilnya berapa yah he2….) …ampun deh…
ya.. kira2 begitulah hasil diskusi kami, setelah itu dia cabut karena ditelpon pacarnya..hehe dia lupa mau jemput pacarnya di kantor.. . Okeh.. jadi kepala saya udah mulai pusing, mencoba mencari inspirasi lain.. yah bakar rokok dulu lah.. baru nyari Tuhan lagi..
29 Comments
Satu lagi, bro..
Jadi pemirsa tetap sinetron PPT.. Hwakakak..
Lam kenal. pertamax ya?
Kok tips –nya susah –susah amat sih mas?
Menurut saya sih, simpel saja.
Gunakan hati.
Ya, hati.
Sebab Tuhan itu tidak hanya dapat dicari dengan logika saja. Tak akan ketemu klo hanya dengan logika. Pakailah hati.
Dan tak usah jauh –jauh atau berat2 ke ilmu tata surya dan lainnya (seperti yg anda tulis itu). Ambil contoh sederhana saja. Lihatlah ke diri sendiri. Seluruh diri anda yang mencakup jiwa-raga, fisik –mental, kira –kira ilmu mana yang bisa menciptakan anda sedemikan indah dan dlm bentuk yang amat baik? Anda tumbuh dan berkembang, bisa merasakan, sususan tubuh anda yang terdiri dari milyaran sel, adakah ilmu di bumi ini yang bisa menciptakan anda?
Nah, lalu kekuatan apa yang bisa mencipta dengan demikian sempurna dan seimbang? Klo ada, saya minta contoh satu ilmu –nya atau manusia –nya yang bisa menciptakan hal itu.
Uriannya mengasikkan dan Kesimpulannya NJLIMET BOS… apalagi paragraphnya bikin parah… puanjaaaang… apa emang sengaja bos??? salam kenal ikutan trackback yaa.. menarik soale makanya aku bikin postingan mencari Tuhan tapi versi filsafat wong deso….
Bagaimana kalo mencarinya di sekitar kita saja di sesama kita, atau malah cari di halam hati kita sendiri, bukankah konon katanya manusia itu diciptakan dari citra tuhan?
Tapi entahlah aku juga belum menemukan tuhan.
Yah, namanya juga orang usaha…
Segala cara memang perlu ditempuh, dijalani, dan dirasakan pahit getirnya….
Mau caranya susah, mau salah atau benar… JALANI saja…
Karena semua memang ada prosesnya….
Tapi yg pasti kita tidak boleh patah semangat…
Apalagi ini urusan mencari Tuhan kita sendiri….
Dari Dia kita berasal… menuju Dia kita juga akan pulang….
Teruslah berusaha… Masa iya Tuhan tidak melihat kita…
=salam=
bingung…
jadi mana tuhannyav?
@ qzink
hehehe.. saya lebih suka sinetron candy…
)
@ saha we lah
lam nal juga..
otak manusia itu selama ini cuma dipakai rata2 10% dari kapasitas maksimumnya, justru itu saya ingin mengembangkan logika.
sains itu dinamis, yang saya takutkan malah saat2 dimana manusia ternyata telah menemukan teknologi untuk menciptakan manusia.. pada saat itu saya yakin malah teori keberadaan Tuhan akan digugurkan.
@ mr. kurt
saya masih pemula mas soal tulis menulis.. hehehe tapi daripada jadi beban di otak mending ditumpahin ke tulisan..
thanx mas
@ kabarihari
bukan cuma manusia yg merupakan citra Tuhan.. itu karena manusia yg berbicara, kalo kita ngerti bahasa hewan, hewan pun akan bilang mereka juga citra Tuhan.
Justru alam semesta ini adalah citra Tuhan.
@ blogkeimanan
tul!!
ada apa nyari saya…???
hoooo….
bener-bener otak saia kena badai mbaca ini, ada sufercluster, ada galaksi, wele2…
untung saia ndak niat nyari-nyari Tuhan, lha wong saia aja lagi sembunyi dari Tuhan je…mhuehuehue
Mencari Tuhan? Lihatlah ke dalam diri
Syarat utamanya mati dulu tuh, dah belon?
woi tuhannya mana?? sial di kacangin empunya blog
ihh… apaan sih dari kemarin kok saya dicariin mulu…
Lam kenal ya……..
Eh udah ketemu lum sekarang? kan udah punya tipsnya?
Panjang juga ya,
Kalu diresume kira-kira kita harus. Pertama sesuai dengan wahyu yang pertama turun Baca! baca baca!!. Terus memperlajari ayat-ayat tertulisnya dan ayat-ayat tidak tertulisnya (alam dan segala yang ada). Gitu ndak sih?
Eh keabisan cari inspirasi, di TV ada, ada iklan maksudnya,
susah cari inspirasi, baca si*do,
Met berfikir, met mencari ya
@abu
wah, sesat ni…mana ada tuhan nulis di blog, sesat kamu!!
@ joyo
bukannya dicuekin.. tafi saat2 kalian OL saya ya sedang sibuk nyari Tuhan.. pas kalian terlelap dalam mimpi, saya baru OL
@ abu kuda
TUHAN SAYA BUKAN BINATAAAAANG!!!!!
@ Hoek
mba eh mas, dapet salam dari tuhan… hehehe
@ tito
baiklah akan saya coba..
@ dana
yah mas, kalo mati dulu abis dong ceritanya?? di pilem2 aja jagoannya ga boleh mati mas
@ perempuan
saya lebih bicara universal sih dibanding hanya sekedar ayat2 kitab yang sekarang teramat disakralkan manusia daripada dianggap sebagai buku bacaan. saya ga membatasi ruang ini dalam konteks agama. saya sedang mencari Tuhan sejati, bukan Tuhan dari agama2 yang ada. Tapi kalo mba berpendatan seperti itu ya gapapa juga.. hehe
salam kenal ya mba..
Setuju sama Dana, Tuhan tu nonggolnya:
1. Saat kita masih dikandungan,
2. Saat kita mati nanti, itupun klo masuk masuk surga,
Jadi….
(ni Tuhan kok tampak pengecut bnget yak, gak mo nampakin dirinya saat kita manusia masih muda, sehat, segat dan bugar)
::eh orang-orang sesat koq pada ngumpul disini…,lagi tersesat ya mas…. ini daerah mana mas…????

coba mengamati satu persatu…., dengan ini diputusken bahwa nyang paling sesat nyang comment urutan ke 18…, kabuuur, eh mo kabur kemana ya…??
::mas BS, (nyang punya blog maksudnya…), anda salah mas..ini bisa menyesatkan…, yang betul itu citra diri…, eh yang mana ya..diri yang mana…, eh hati dink…, lho hati itu yang mana…, …eh..dari ayat-ayat dink…eh ayat yang mana…, ah embuh dink…., mayday…mayday…mohon dimonitor, para pengepung mohon tangkap saja saya…, endak usah dkepung-kepung terus… saya jadi repot banget…udah…, saya sudah memasuki wilayah jebakan….segera ya…. oke…oke…86… terima kasih..
@joyo
Makanya mati selagi hidup aja bro, biar nggak menunggu terlalu lama kepastiannya.
@zal
tenteng2 pentungan, teriak2
Allahu Akbarnguber2 si bengak@danalingga
saya udah mati sejak 5 tahun lalu bro, ternyata tuhan ada dimana2
::aku disini wooi, *siap untuk dipentungi*
waduh waduh.. siapa nih yg berantem?? ampe bawa2 pentungan.. jangan berantem ya nanti diomelin ama Tuhan..
bLuKbLak pLetaK GuBrakGubRaK,
adauuuuwww…
*keburu dikeroyok EP PE I*
@joyo
–(ni Tuhan kok tampak pengecut bnget yak, gak mo nampakin dirinya saat kita manusia masih muda, sehat, segat dan bugar)–
Tuhan tampak.. tubuh anda akan hancur..hampa..kosong..(kok bisa? kpn2 cerita)
[simple]
Akankah pernah melihat angka tak terhingga? mata anda seluruh tubuh anda takkan mampu melihatnya / menerimanya… klo bisa dilihat, seperti apa? yang bagaimana? mana?
saya telah menemukan Tuhan 4 tahun yang lalu dengan murni logika, dan saya akan bkin bukunya, puyeng juga harus explore dari awal lagi pencarian Tuhan, sejak saya masih SMP cuz ga terdokumentasi msih di otak semua.
awalnya ga jauh beda Tips Mencari Tuhan nya mas Brainstrom
opanxs@gmail.com
@joyo
-tuhan ada dimana2-
betul
Tuhan itu satu dan memang ada dimana-mana. Tuhan memang ada dimana-mana tapi Tuhan tetap satu. bingun?
Manusia tidak ada yang sama
Tuhan tidak mungkin ada 2 atau lebih
Manusia tidak ada 2 atau lebih yang sama.
gmn…
coba dinalar terus…
Bumi tak mampu menampung 2 orang yang sama. (Kholil Gibran)
klo ga angka yang tak terhingga, angka yang paling gede deh.
Tuhan ndak usah dicari,….
cukup diyakini ajah,…
Wong Tuhan ada dalem hati kita kok.,,…*sok tau yah?!*
heheheh
sebelum kita mencari tuhan, sebaiknya kita cari tahu siapa diri kita ini.
Jangan berolok olok dalam mencari tuhan, hanya itu pesan saya.Tuhan yang bagaimana yang kita cari ?
masih GAK jelas dimensi 4 nya,
ataukah hanya itu yang bisa ditangkap pemikiran manusia.
One Trackback/Pingback
[...] menunggu postingan tentang hakekat veri benbego, versi kang Panu, dan ngintip hakekat versim br4instorm, danalingga, deKing, sang legenda juga orang ini, ini dan [...]